Catatan Harian Pasien Pasca Operasi Lasik dengan Metode PRK di RS Mata Dr YAP Yogyakarta

Catatan Harian Pasien Pasca Operasi Lasik dengan Metode PRK di RS Mata Dr YAP Yogyakarta

Di posting-an sebelumnya, aku udah menjelaskan prosedur dan biaya lasik di RS Mata Dr Yap Yogyakarta. Nah, kali ini aku membagikan catatan selama proses penyembuhan setelah mata di-PRK. Gak banyak blogger/vlogger Indonesia yang berbagi ini sehingga aku sempet penasaran b a n g e t orang-orang Indonesia yang di-PRK perkembangannya pasca operasi gimana, aku termasuk yang penyembuhannya lambat atau cepat atau normal, dan penasaran lainnya. Aku bisa menemukan banyak banget pengalaman yang dibagikan pasien di US dan Eropa dari hari ke hari bahkan sampai tahunan. So, here it is:

Timeline penyembuhan mata pasca lasik

Sebelum mulai membaca pengalaman penyembuhanku, perlu diketahui bahwa mata kananku -6,5 silindris 0,25; mata kiri -4 silindris 0,75.

Hari-0 (Hari-H operasi)

  • Saat perjalanan pulang dari operasi, efek bius perlahan mulai hilang. Rasa gak nyaman di mata mulai terasa. Mata rasanya beraaat banget, bawaannya pengen merem. Perawat udah mengingatkan sih puncak rasa gak nyaman akan berlangsung sampai 8 jam pasca operasi. Selain itu, perawat juga memberitahukan bahwa soft lens yang sekarang dipakai berfungsi sebagai perban sehingga jangan dipegang-pegang sendiri kalau gak nyaman karena takut infeksi. Kalau soft lens nya copot, langsung ke bagian UGD RS yang buka 24 jam dan minta dipasangkan kembali. Obat tetes mata yang diberikan cukup banyak sehingga perawat juga menjelaskan trik mengaplikasikannya ke mata, terutama pada hari pertama yang bawaannya mau merem ini.
  • Sesampainya di rumah langsung ganti baju, makan, minum obat, dan tidur. Penting untuk ada yang mendampingi (misal untuk menyiapkan makan, membantu menteskan obat mata, dll) selama proses penyembuhan terutama di 3 hari pertama karena pandangan yang cukup terbatas.
  • Mata sangat sensitif terhadap cahaya. Lampu kamar selalu dalam keadaan redup, jendela kamar ditutup. Kebanyakan tidur juga sih lol.

Hari-1 dan Hari-2

  • Hari-1 operasi adalah jadwal kontrol rutin pertama. Dateng langsung dilihat kondisi mata dan diminta untuk tes membaca jarak jauh. Hari ini mata keliatan sembab dan masih terasa berat. Dokter menambahkan obat antiradang untuk sembabnya. Penglihatan jarak jauh juga masih belum terlalu jelas, tapi jauh lebih baik dibandingkan sebelum operasi.
  • Hari-1 dan hari-2 pasca operasi adalah puncak mempertanyakan diri sendiri kenapa memutuskan PRK karena rasanya gak nyaman banget ahahahaha. Ini adalah hari-hari pertama lapisan epitel mata yang kemarin disingkirkan saat operasi mulai terbentuk. Contact lens yang berfungsi sebagai perban ini sepertinya juga lagi dalam tahap adaptasi di mata. Makanya di hari pertama dan kedua pasca operasi ini sensasinya kayak pake soft lens tapi posisinya gak pas (dan gak diperbolehkan untuk sok pinter geser-geser soft lens kayak pake soft lens biasa karena takut infeksi atau memperlama proses penyembuhan).
  • Salah satu efek samping jangka pendek PRK adalah mata kering (pada beberapa orang, mata kering ini juga bisa belangsung pada jangka panjang). Ini juga penyebab dokter meresepkan tetes mata cenfresh dalam jumlah banyak dan diteteskan tiap 15 menit. Catatan: cenfresh yang digunakan adalah yang dalam bentuk strip mini dose (tidak mengandung pengawet), bukan yang botol (mengandung pengawet). Mata kering ini berkontribusi bikin mata susah banget dibuka kalo bangun tidur. Kelopak mata atas dan bawah lengket banget sehingga harus dibuka secara perlahan. Gak bisa itu tersadar dari bangun tidur trus langsung membuka mata seperti situasi normal. Melek dikit langsung cari cenfresh, diteteskan, baru deh berasa agak nyaman untuk membuka mata.
  • Mata masih sensitif terhadap cahaya.

Hari-3

  • Mata kanan sudah nyaman. Gak kerasa pake soft lens.
  • Mata kiri masih gak nyaman. Rasanya kayak posisi soft lensnya gak pas. Aku coba bawa tidur aja karena entah gimana pergerakan bola mata pas tidur, ketika bangun mata terasa lebih nyaman. Toh aku baca di banyak jurnal, seminggu pertama emang bagusnya istirahat aja.
  • Mata masih terasa lengket saat bangun tidur.
  • Mata masih sensitif terhadap cahaya, tapi gak sesensitif hari-hari sebelumnya.
  • Pandangan mata cukup membaik.

Hari-4 sampai hari -6

  • Mata kanan dan kiri mulai terasa nyaman seperti gak pake soft lens
  • Sensasi mata lengket saat bangun tidur mulai berkurang
  • Mata masih sensitif cahaya

Hari-7 (Kontrol pertama)

  • Dateng ke RS, soft lens di kedua mata dilepas. Perawat menjelaskan di hari ini pembentukan lapisan epitel akan diperiksa. Kalau lapisan epitel masih belum terbentuk dengan baik, soft lens akan dipasang kembali.
  • Tes baca jarak jauh dilakukan langsung setelah soft lens dilepas oleh perawat. Penglihatan jauuuh lebih baik dibandingkan saat belum operasi. Memang masih agak kabur sih karena proses penyembuhan PRK ini gak instan.
  • Setelah itu, mata diperiksa oleh dokter. Ternyata lapisan epitel di mata kiriku belum terbentuk sempurna, jadi harus pakai soft lens lagi di mata kiri :(. Sedih sih karena perkembangan dua mata kok gak kompak. Normalnya kan kontrol rutin itu H+7 dan H+30 operasi. tapi karena pasang soft lens lagi di mata kiri, minggu depan (H+14) aku harus kontrol lagi untuk copot soft lens dan dilihat perkembangan lapisan epitel di mata kiri.

Minggu ke-2

  • Setelah seminggu terakhir gak ada liat layar, baik layar tv maupun layar ponsel dan laptop, di pekan ini mulai liat layar dikit-dikit. Mantep banget rasanya bisa nonton tv dan baca tulisan dengan jelas tanpa pakai kacamata
  • Mata terasa kering. Dokter memang meresepkan untuk meneteskan Cenfresh setiap 15 menit. Kalau dalam kondisi normal, Cenfresh ini juga banyak digunakan oleh mereka yang bekerja di depan layar. Setelah membaca banyak pengalaman orang yang lasik dengan metode PRK, menjaga mata agar tetap lembab sangat penting untuk percepatan proses penyembuhan. So, i set alarm on my watch and make sure I gave some eyedrop every 15 minutes.
  • Udah gak terlalu sensitif sama cahaya tapi tetap gak mau ceroboh beraktivitas outdoor tanpa kacamata hitam.
  • Hari ke-14 kembali ke dokter buat copot soft lens di mata kanan sekalian tes baca. Perkembangan mata untuk baca jarak jauh sih udah lumayan, pastinya jauh lebih baik daripada sebelum lasik tapi masih belum tuntas baca sampe ukuran tulisan terkecil di Snellen Chart. Lapisan epitel mata kiri juga udah terbentuk sempurna jadi sudah aman untuk copot soft lens. Per minggu ini, obat tetes mata yang berefek sebagai antibakteri udah gak diresepkan lagi dan cukup menghabiskan sisa yang ada aja.

Minggu ke-3

  • Gak ada perkembangan signifikan dibanding minggu ke-2. Kalo baca tulisan masih double vision (ilustrasi seperti pada gambar di bawah). Gak separah gambar sih, tapi tetep aja kalo baca kelamaan akibatnya jadi mudah pusing.
Pandangan mata setiap kali baca tulisan.
  • Minggu paling depresif karena aku si gak penyabar ini udah lelah pandangan nge-blur dan gampang pusing tiap kelamaan baca sehingga kurang produktif. Baca tulisan tampak ghosting (ilustrasi seperti gambar di bawah) dan kalo ngeliat satu lampu on/off di perangkat elektronik bisa keliatan sampe ada empat (ngerti kan ya maksudnya, jadi kayak ada 4 bayangan gitu). Udah mulai nge-search di google dan twitter tentang pengalaman orang yang lasik dengan PRK padangannya bisa normal berapa lama setelah operasi. Kesel soalnya orang Indonesia yang berbagi pengalamannya di blog atau vlog setelah lasik dengan PRK. Kebanyakan orang-orang barat yang nge-share, Ada puluhan video dan blog yang aku tonton dan baca. Cuma nemu satu orang Indonesia yang sharing lasik di YAP dan pandangannya sembuh total setelah 4,5 bulan. Kalo di vlog orang-orang di US dan Eropa, pengalaman sembuh totalnya beragam dari 1 bulan sampe 3 bulanan. Yang 6 bulan juga ada. Selama proses penyembuhan ada yang tiap ngeliat cahaya tampak seperti gambar di bawah.
Sumber di link ini.
  • Mata terasa kering b a n g e t. Karena sudah terpatri mata harus lembab supaya proses penyembuhan lancar, maka tiap 10-15 menit pasti netesin Cenfresh sampe boros. Ada kali tiap berapa hari sekali ngeborong Cenfesh di apotek.

Minggu ke-4

  • Pandangan sedikit ada perkembangan dibanding minggu ke-3 walau gak signifikan. Kalo mata kanan ditutup, mata kiri udah bisa ngeliat jelas banget. Tapi kalo mata kiri ditutup, mata kanan masih belum bisa baca tulisan dengan jelas. Padahal di awal kan progress mata kiri lebih lambat karena lapisan epitelnya terlambat terbentuk sempurna. Mungkin karena dari awal minus mata kanan lebih tinggi ya.
  • Di hari kontrol sebulan pasca operasi, dokternya ngecek dan bilang perkembangan matanya udah bagus (dicek pake sejenis mikroskop (?), gak tau mikroskop atau apa tapi dokter bisa ngeliat lapisan mata pasca operasi). Aku juga curhat pas tes baca, yang mata kanan bisa melihat lebih baik kalo jangkauan pandangan dipersempit (dipakein kacamata yang biasa untuk cek minus tapi lubangnya diperkecil). Akhirnya dokter kasi resep obat tetes mata Carpine untuk membantu penyembuhan mata agar lebih fokus. Aku juga curhat kalo ngeliat layar laptop baiknya gimana. Dokter menyarankan oculenta (gel mata) diaplikasikan sebelum melihat layar agar kelembaban mata lebih solid dibanding kalau hanya mengandalkan tetes mata Cenfresh. Oculenta ini memang sudah diresepkan dipakai 3x sehari sejak copot soft lens. Tapi kalau dalam keadaan mau lihat layar, total jadinya boleh dipakai 4x sehari.
  • Malam harinya sepulang dari kontrol satu bulan, mulai mengaplikasikan Carpine. Ampun sensasinya mata kerasa periiiiiih banget. Seumur hidup ini obat yang terasa paling perih. Tapi efek Carpine ini terasa banget bikin mata jadi lebih fokus.

Minggu ke-5 dan ke-6

  • Akhirnya mata bisa fokus dan pandangan udah gak berbayang! Pas aku cek sendiri dan tutup mata kanan atau kiri, yang berkontribusi besar pandangan jadi terasa super jelas sih mata kiri. Mata kanan masih belum jelas. Semoga ini masih akan jauh lebih baik mengingat dokter dan perawat memberi tahu bahwa pandangan akan fluktuatif selama 3 bulan pasca lasik.
  • Di minggu ke-6, mata udah gak kering. Udah terasa lembab banget!
  • Mata udah nyaman diajak kerja. Gak gampang pusing karena pandangan mulai fokus.

Minggu ke-7

Di hari ke-54, mata dipake nyetir seharian. Di penghujung hari mata kelelahan dan daya fokus agak kurang. Saat matahari terbenam dan dalam keadaan masih nyetir, cahaya lampu dari kendaraan lain tampak starburst jadi berkendara sangat hati-hati dan pelan-pelan banget.

Di hari ke -60, jadwal kontrol dua bulanan (well emang jadwal standarnya satu minggu, satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan setaun tapi kalau dokternya merasa perlu kontrol di luar jadwal standar tersebut ya kontrol). Pas tes baca, mata kiri udah minus nol. Tetapi, mata kanan belum abis nih minusnya, masih berprogress, udah bisa baca di baris huruf yang lebih kecil dibanding sebulan sebelumnya. Tetep dikasi beberapa obat tetes tapi frekuensi pengaplikasian obat tetesnya jauh lebih berkurang dibanding sebelumnya. Saya juga disarankan makan makanan yang mengandung tinggi protein dan vitamin C.

Pesan untuk yang akan Lasik dengan metode PRK

Berdasarkan pengalaman pribadi, kalo aku bisa memutar waktu, ada beberapa hal yang bakal aku lakukan dan pertimbangkan sebelum memutuskan PRK. Poin-poin ini juga bisa menjadi pertimbangan teman-teman yang akan memutuskan lasik dengan metode ini:

  • Pastikan punya waktu MINIMAL 1 bulan untuk gak lihat layar laptop/komputer dan cukup melihat ponsel sebentaaaar banget. Seminggu pertama penting banget gak lihat layar. Sampe sebulan, pandangan mata masih double, kadang melihat cahaya pun tampak starburst dan sejenisnya sehingga kalau dipaksakan bisa pusing, lelah, dan yang paling penting mengganggu penyembuhan mata pasca lasik.
  • Rutin mengkonsumsi vitamin C, vitamin B kompleks, dan omega 3 sebelum dan sesudah operasi lasik! RS Mata Dr YAP hanya meresepkan Becom-C yang terdiri atas vitamin C dan vitamin B kompleks dan gak meresepkan omega 3. Mungkin karena omega 3 mahal kali ya dan RS hanya menganjurkan pasien banyak mengkonsumsi ikan sehingga lebih terjangkau untuk pasien pada umumnya. Tapi, sebanyak-banyaknya mengkonsumsi ikan, kandungan omega 3-nya gak akan sebanyak suplemen kan? Apalagi banyak studi yang sudah membuktikan bahwa mengkonsumsi suplemen omega 3 dapat membantu perkembangan penglihatan mata pasca lasik dengan metode PRK. Jadi lebih baik beli sendiri suplemen omega-3 dan alangkah lebih baik kalau sudah mulai dikonsumsi sejak sebelum operasi lasik.
  • Patuhi semua panduan tertulis dan non tertulis dari dokter bahkan sampai ke hal terkecil. Bisa dibilang semua larangan yang disarankan oleh RS Mata dr YAP ini yang paling ketat dan lama dibandingkan dengan saran-saran yang aku baca dari lasik dengan metode PRK di US dan Eropa. Mau dijabarkan beberapa contohnya, tapi takut diikuti oleh pembaca dan menghasut orang untuk gak mengikuti anjuran RS ehehehe. Jangan ya. Larangan ketat ini sangat wajar dan dapat dimaklumi karena RS Mata Dr Yap gak tau pasien mereka bisa seceroboh apa dalam perawatan mata pasca operasi. Better safe than sorry.
  • Setiap orang akan mengalami proses penyembuhan yang berbeda-beda. Dari blogwalking dan vlogwalking, ada yang 1,5 bulan matanya udah bisa melihat dengan super jelas. Ada yang masih nge-blur. Ada yang di malam hari matanya memiliki pandangan sejenis halo, starburst, dan lain-lain. Sebagai orang yang gak penyabar, tahap pemulihan pasca operasi ini bisa cukup menantang. Kalo kira-kira gak sabaran, punya dana lebih, mungkin bisa lasik di rumah sakit lain dengan metode yang sesuai. Tentu gak semua metode cocok di kondisi mata kamu, ya!

Referensi lainnya pengalaman perkembangan lasik dengan metode PRK

Referensi berikut ini semua dalam Bahasa Inggris karena emang aku belum nemu yang berbahasa Indonesia dan mencatat dengan baik perkemangan lasik dengan PRK. That’s also why I wrote this so I can share my experience to you.

Tulisan ini akan selalu aku update untuk membagikan proses penyembuhan setelah mata di-PRK. Thank you for reading and wish you a good eye recovery!

Leave a Reply