You are currently viewing Nama di Cup sebagai Koleksi ‘Merchandise’ Starbucks selain Tumbler

Nama di Cup sebagai Koleksi ‘Merchandise’ Starbucks selain Tumbler

B̶o̶r̶o̶s̶ Bosen gak sih mengoleksi tumblr sebagai kenang-kenangan starbucks? Mungkin pembaca bisa terinspirasi dari koleksi unikku yang lebih budget friendly, space friendly, dan yang paling penting adalah lebih personal, yaitu penulisan nama kita di cup oleh barista Starbucks.

Kenapa Orang-orang Mengoleksi Tumblr Starbucks?

  • Desain yang unik

Sebagian besar kolektor Tumblr mengawali hobinya ketika berkunjung ke Starbucks dan terpesona dengan tumblr Starbucks yang lucu-lucu. Apalagi kalau ke Starbucks di negara-negara Asia, gambar dan desainnya bahkan berbeda-beda antar provinsi dalam suatu negara, contohnya saja di Starbucks Indonesia dan Starbucks Jepang. Salah satu kolektor tumblr Starbucks, Maria Pena, mengawali hobinya dari kunjungan di gerai Starbucks Bali (sumber: link). Aku sendiri memiliki tiga tumblr dari Jepang dan dua tumblr dari Swedia.

Koleksi tumblr Starbucks ku dari Jepang (kiri) dan Swedia (kanan).

BIsa dilihat kan dari gambar di atas yang menunjukkan desain tumblr dari negara-negara Asia memang lucu-lucu dibandingkan dengan tumblr dari western countries. Jadi gak heran kolektor tumblr Starbucks banyak yang dari Asia atau mengawali koleksinya saat kunjungan di negara-negara Asia.

  • Mendapatkan potongan harga

Apabila membeli minuman di Starbucks dengan membawa tumblr sendiri, maka pelanggan berhak mendapatkan potongan harga. Kalau di Indonesia, setiap bulannya di tanggal 22 adalah Happy Tumblr Day dimana pelanggan mendapatkan potongan harga minuman 50% apabila membawa tumblr sendiri.

Kenapa (Aku) Tidak Mengoleksi Tumblr Starbucks?

  • Menghabiskan space koper

Satu tumblr starbucks setara dengan 1-2 kaos yang digulung masuk ke dalam koper. Kalau beli lebih dari satu tumblr bisa setara dengan space jaket atau celana jeans. Menurut preferensiku, ini kurang worth it. Lebih baik ruang dalam koper digunakan maksimal untuk baju atau skin care atau merchandise atau oleh-oleh unik lainnta khas kota/negara yang dikunjungi. (or maybe it’s just only me who thinks that tumblr isn’t worth my suitcase’s space)

  • Menghabiskan space di rumah

Sebagai penganut minimalism, aku kurang suka melihat terlalu banyak pajangan di rumah. Aku lebih suka banyak permukaan kosong di rumah sehingga tampak rapi dan bersih. Kalau mengoleksi tumblr, minimal aku harus menyediakan satu rak atau bahkan satu lemari untuk menyimpan tumblr. So, nope!

  • Masih hidup berpindah-pindah

Hingga saat ini, aku masih belum settle ke satu forever city/home. Hidup berpindah-pindah dan packing barang-barang penting aja udah pusing dan melelahkan. Gak kebayang kalo harus nambah bagasi atau kotak untuk koleksi tumblr.

  • Kurang berkesan

Saat kegiatan mengumpulkan tumblr masih langka, memiliki tumblr dari suatu kota atau negara memiliki prestige tersendiri untuk membuktikan kita pernah berkunjung ke negara tersebut. Ya sejenis oleh-oleh pengganti pajangan keramik atau tempelan kulkas atau gantungan kunci. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kolektor tumblr Starbucks, jasa titip (jastip) pembelian tumblr juga semakin lumrah. Sehingga aku merasa bahwa kepemilikan tumblr Starbucks sudah bukan lagi bukti jejak perjalanan ke suatu daerah/negara dan tidak memiliki cerita di baliknya. Ya sekedar barang hasil titipan aja.

Lah sama aja dong dengan yang membelikan gantungan kunci atau pajangan khas suatu negara atau daerah sebagai oleh-oleh? Iya, tapi kan barang-barang tersebut gak semahal dan gak memakan ruang di koper atau rumah seperti tumblr Starbucks.

Ide di Balik Mengoleksi Foto Penulisan Nama oleh Barista di Cup Starbucks

Barista Starbucks terkenal dengan seringnya melakukan kesalahan dalam mengeja nama pelanggan saat menandai cup. Sudah banyak artikel yang mengulas hal ini. Salah satu artikel di mashed.com yang membahas isu ini mengungkapkan suasana Stabucks yang ramai dan nama pelanggan yang unik sebagai beberapa alasan kenapa kesalahan ini terjadi (sumber: link). Namun, salah satu video viral yang diunggah oleh Paul Gale Comedy beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa barista Starbucks sengaja melakukan hal tersebut semata-mata iseng dan ingin membuat pelanggan sebel.

Usut punya usut, salah satu asisten manager Starbuck ikut mengomentari dan mengungkapkan bahwa kesalahan mengeja nama di cup bisa menjadi salah satu strategi marketing supaya pelanggan mengambil foto nama mereka yang salah eja sebagai lelucon dan mengunggahnya ke sosial media. Namun, dari petinggi perusahaan Starbucks sendiri menyatakan bahwa mereka tidak pernah menginstruksikan para barista untuk melakukan strategi marketing yang demikian.

Uniknya, kejadian ini tidak hanya dialami oleh kita orang biasa dengan nama yang sulit dieja. Hal ini juga terjadi pada beberapa selebritis dunia, seperti Reese Whiterspoon dan Oprah Winfrey.

Koleksi Penulisan Nama oleh Barista dari Berbagai Negara

Sebenarnya koleksi ini dimulai secara gak sengaja. Barista Starbucks Indonesia gak pernah salah menulis namaku karena memang namaku Indonesia banget dan gak memakai alfabet yang perlu dipertanyakan lebih jauh, seperti nama yang memiliki abjad v dan f atau k dan c.

Pengembaraan koleksi Starbucks dimulai ketika bermigrasi ke Swedia. My name was spelt differently everytime I come to Starbucks lol.

Penulisan nama Sekar yang berbeda-beda ditulis oleh barista di Swedia. Setiap kunjungan menghasilkan pengejaan nama yang berbeda-beda lol.

Sebagai orang yang tidak terlalu berpetualang untuk masalah kopi, aku selalu berkunjung ke Starbucks saat berlibur ke negara lain. In terms of Starbucks, aku sebenernya penggemar dari ambience dan atmosfer Starbucks’ space. Suka aja gitu duduk-duduk santai sambil ngeliatin orang-orang atau sambil baca buku. Jadi kunjungan ke Starbucks saat berlibur hampir selalu masuk agenda setidaknya untuk meregangkan kaki setelah lelah jalan-jalan.

Di setiap negara atau kota yang baru dikunjungi, aku selalu penasaran dan menantikan orderanku selesai sambil membatin “barista di sini ngeja namaku kek mana ya?”. Selain menjadi momen yang exciting di tiap kunjungan, koleksi yang kayak gini sangat budget friendly karena toh uang yang kita keluarkan untuk minuman yang kita konsumsi. Jadi bahan koleksi cup ini hitungannya sebagai bonus. Personally, I didn’t literally collecting the cup, I just take pictures and saved it in my phone. Ponsel jaman sekarang kan sudah canggih menyertakan geotag di fotonya, sehingga terbukti otentik memang itu hasil kunjungan langsung ke TKP. Tetapi, kalau dipikir-pikir, koleksi cup nya juga seru kalau di rumah ada lemari khusus untuk barang koleksi. Kalau dibayangin, lucu juga ya punya lemari yang isinya cup kosong dengan nama kita.

Beberapa penulisan nama Sekar dari barista Starbucks di beberapa negara.

Koleksi penulisan nama di cup Starbucks ini satu-satunya item yang aku koleksi. Kalau kamu, punya koleksi apa?

Leave a Reply