Penemuan Obat Beraksi secara Epigenetik

Penemuan Obat Beraksi secara Epigenetik

Beberapa tahun belakangan, pemahaman terhadap peran epigenetik pada penyakit meningkat secara signifikan. Disregulasi epigenetik berhubungan dengan sejumlah penyakit, contohnya kanker, gangguan autoimun, dan gangguan syaraf. Maka tak heran program penemuan dan pengembangan obat berbasis epigenetik menarik perhatian investor. Hal ini disebabkan oleh potensi untuk menemukan strategi terapi baru yang dapat secara efektif memiliki mekanisme reverse transcriptional dan abnormalitas epigenetik.

Definisi Epigenetik

Epigenetik merupakan studi modifikasi DNA yang mengubah ekspresi gen tanpa mempengaruhi kode genetik individu. Modifikasi epigenetik terjadi ketika gen diaktivasi atau diinaktivasi.

Tipe Modifikasi Epigenetik

Tipe epigenetik
Visualisasi metilasi DNA dan modifikasi histon. Sumber: National Institute of Health.

Epigenetik sebagai Strategi dalam Penemuan Obat

  • Mentarget enzim yang bertanggungjawab untuk mengubah kode epigenetik
    • Proses ini akan mengubah model kromatin dan mempengaruhi regulasi gen dalam skala besar
  • Epigenetik yang abnormal bisa menjadi marker untuk mendefinisikan gen yang bertanggungjawab atas suatu penyakit. Penemuan obat dapat difokuskan pada gen yang diregulasi secara abnormal tersebut.
  • Terapi epigenetik dapat menjadi opsi pengobatan pada sebagian besar kanker dan beberapa jenis penyakit lainnya yang terjadi dikarenakan tidak hanya proses mutasi, tetapi juga perubahan level ekspresi modulator epigenetik.
  • Variasi komponen epigenetik

Tantangan Penemuan Obat dengan Epigenetik

  • Tidak banyak enzim yang terlibat dalam proses metilasi DNA
  • Menghambat enzim tertentu dapat berdampak pada fungsi sel atau bahkan perubahan gen lain yang sebenarnya tidak terlibat dalam regulasi penyakit, sehingga menimbulkan efek samping dan dampak toksikologi yang luas (tidak spesifik)

Leave a Reply