You are currently viewing [Review] MenstruHeat, Meredakan Nyeri Perut saat Menstruasi Tanpa Obat

[Review] MenstruHeat, Meredakan Nyeri Perut saat Menstruasi Tanpa Obat

Buat ciwi-ciwi usia produktif, pasti banyak kan yang setiap memasuki masa menstruasi mengalami nyeri perut. Tak jarang nyeri perut ini menjalar sampai ke pinggang, bahkan hingga betis, bikin gak sanggup ngapa-ngapain. Bawaannya mau tidur dan hilang kesadaran. Well, that is what exactly happens to me as well. Every month. Aku bukan penggemar minum obat sehingga aku selalu mencoba untuk men-treatment segala jenis penyakit tanpa obat-obatan terlebih dahulu, termasuk untuk meredakan nyeri menstruasi. Menemukan MenstruHeat seperti menemukan harta karun. Berikut ulasan produknya berdasarkan pengalamanku!

Kenapa perut terasa nyeri saat menstruasi?

Sebenarnya kurang tepat kalau dibilang yang sakit perut, tapi lebih ke bagian abdomen atau pelvis. Penyebabnya adalah adanya kontraksi otot rahim yang dipicu oleh meluruhnya dinding rahim saat menstruasi.

Mengobati nyeri saat menstruasi

Ada beberapa cara untuk meredakan nyeri saat menstruasi, yaitu:

  1. Mengkompres abdomen dengan kompres hangat,
  2. Mengonsumsi obat golongan NSAID (misalnya ibuprofen)
  3. Memijat area sekitar abdomen dengan essential oils
  4. Tidak mengkonsumsi makanan yang dapat mengakibatkan kembung atau retensi air (seperti makanan berlemak, minuman berkarbonasi, kafein, dan makanan dengan kandungan garam tinggi)
  5. Berolahraga (Sumber: link).

Mengapa memilih kompres hangat?

I’m a fan of non-pharmacological treatment. Sebagai apoteker, pengobatan tanpa menggunakan obat-obatan selalu jadi yang pilihan pertama, seperti mengatur pola makan, berolahraga, atau gaya hidup yang sehat. Nah, karena mengatur pola makan dan berolahraga adalah eksekusi rutin yang dilakukan setiap hari, termasuk saat tidak menstruasi, maka ikhtiar yang bisa dilakukan saat menstruasi adalah mengkompres abdomen dengan kompres hangat.

Sebuah penelitian telah dilakukan untuk membandingkan efek penggunaan kompres hangat dan ibuprofen untuk meredakan nyeri saat menstruasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan kompres hangat sama efektifnya dengan mengonsumsi obat NSAID (Sumber: link). And that’s my point. Daripada membiarkan organ dalamku bekerja keras untuk menyerap, mendistribusikan, memetabolisme, dan membuang obat yang aku konsumsi, mending pake kompres hangat aja. Well, that is my preference, you can decide yours 🙂

MenstruHeat, harta karun pereda nyeri menstruasi

Deskripsi singkat produk MenstruHeat

Sebelum menemukan MenstruHeat, aku punya alat kompres hot cold pad yang super gak praktis dimana kalau aku mau pake kompres hangat, harus aku masukin ke air panas dan menunggu 15-30 menit sampe pad-nya hangat. No, my menstrual cramp doesn’t have the patience. Jadi, menemukan MenstruHeat yang cukup buka sachet dan melepas perekat stiker lalu menempelkan ke bagian abdomen adalah harta berharga yang ku temukan untuk meredakan nyeri menstruasi yang tak tertahankan.

Cara pakai MenstruHeat

Sesuai dengan gambar di atas, cara menempelkan MestruHeat menentukan tingkat kehangatan yang diinginkan. Kalau aku sendiri memilih medium heat dan hangatnya sangat pas dan nyaman di abdomen. Di label petunjuk penggunaan sih disarankan untuk melepas MenstruHeat setiap setelah 1 jam pemakaian dan gak boleh dipakai saat tidur. Tapi aku sendiri hanya dilepas setelah 3-4 jam dan saat mandi (ehehe tidak disarankan untuk diikuti ya,i tetap kuti sesuai petunjuk penggunaan).

Testimoni memakai MenstruHeat

Sensasi hangatnya terasa hingga 12 jam dan dari pengalamanku ini sangat mengurangi rasa nyeri perut/abdomen saat menstruasi. Kalau biasanya rasa sakit bisa menjalar sampai ke betis, saat pakai MenstruHeat gak kerasa rasa sakit sampai ke kaki. Hanya sedikit cenat-cenut di abdomen/perut, tapi gak sesakit biasanya. Lumayan nyaman juga dipakai sambil beraktivitas. Kalau pakai baju yang terlalu ketat, terutama kalau bajunya ketat di bagian perut/abdomen, mungkin MenstruHeat akan tampak njeplak. Tapi kalau pakai baju longgar, aman-aman aja sih. Lemnya juga awet walaupun lepas-pasang beberapa kali. Highly recomended and I even stock some more for months ahead! Lima bintang untuk MenstruHeat!!

Btw, selalu ingat, kalau rasa nyerinya sudah tidak tertahankan dan berlangsung lama, jangan lupa periksakan ke dokter ya! Maybe you need more than heat compress or self-treatment drugs. Stay healthy, ladies!

Leave a Reply