Mengerjakan Tesis di Swedia, Dari A ke Z

Mengerjakan Tesis di Swedia, Dari A ke Z

Mengerjakan tesis atau biasanya disebut juga degree project merupakan bagian paling akhir dari proses studi S2 sebelum secara resmi mendapat gelar master.

Tahap mengerjakan tesis di Swedia

  • Baca silabus jurusan
  • Mencari proyek penelitian dan supervisor
  • Submit deskripsi proyek penelitian ke pihak jurusan
  • Menjalankan penelitian
  • Menulis laporan penelitian
  • Mempresentasikan hasil penelitian di ujian seminar
  • Mengevaluasi atau mengkritisi laporan penelitian teman sejurusan

Secara garis besar, apa aja sih yang harus dipahami terlebih dahulu sebelum terjun mempersiapkan tesis secara terperinci?

Baca silabus jurusan

Dari silabus jurusan, kita bisa mengetahui luaran hasil pembelajaran dari jurusan terkait apa. Sehingga kita bisa memahami jenis penelitian seperti apa yang masuk dalam kriteria jurusan yang ditempuh. Hal ini penting karena saat rencana penelitian tesis yang akan dikerjakan harus di-submit terlebih dahulu ke pihak jurusan untuk di-approve apakah sesuai dengan jurusan yang ditempuh.

Mencari proyek penelitian beserta supervisor-nya

Kalau ini bisa langsung ke link ini untuk dibaca secara mendetail.

Deskripsi proyek penelitian

Deskripsi penelitian yang akan dikerjakan harus tertuang di dalam form yang disediakan pihak jurusan. Kalau di Indonesia mungkin sejenis proposal penelitan tetapi ini lebih sederhana karena hanya dalam bentuk form dan lebih to the pointTimeline tesis dalam bentuk tabel juga disertakan, termasuk alokasi waktu khusus untuk menulis tesis minimal selama dua minggu. Ketika form deskripsi penelitian sudah diserahkan ke pihak jurusan, tinggal menunggu teregistrasi sebagai mahasiswa tesis di website student portal.

Selama mengerjakan penelitian di departemen tempat meneliti..

Kita gak hanya mengerjakan penelitian kita aja, tetapi juga harus ikut agenda mingguan di departemen tempat meneliti yang biasanya terdiri atas seminar mingguan dan journal club. Kita juga harus mempresentasikan apa yang kita kerjakan di departemen tersebut, biasanya ini dilakukan di akhir masa penelitian sebelum seminar dan dihadiri oleh rekan se-departemen. Jadi agenda ini berbeda dengan seminar tesis pra-syarat kelulusan yang dimana dihadiri oleh rekan sejurusan atau bahkan untuk umum.

Half-time report

Laporan paruh waktu ini merupakan  bentuk follow-up untuk melihat perkembangan proses penelitian. Laporan ini disajikan secara singkat yaitu maksimal satu halaman dan kontennya sendiri dibandingkan kesesuaiannya dengan rencana timeline yang dulu tercantum dalam deskripsi proyek penelitian. Jika perlu, laporan ini juga mencantumkan revisi deskripsi dan timeline kalau misalnya dalam perjalanan meneliti terdapat perubahan rencana atau hal-hal yang terjadi di luar kendali. Di dalam laporan ini tidak mencantumkan hasil penelitian. Sehingga, murni untuk memberi tahu pihak jurusan bahwa you are on the progress of doing the research and trying your best to make or revised the plan when unexpected things happened. 

Laporan akhir penelitian atau written report 

Selayaknya naskah tesis di mana-mana, laporan tertulis ini sudah harus dibaca, direvisi, dan disetujui oleh supervisor sebelum di-submit. Selain itu, pada sebagian besar jurusan di Swedia, koordinator jurusan akan memilih salah satu teman se-jurusan untuk menjadi opponent kita saat presentasi sehingga jangan lupa mengirimkan copy tesis ke opponent.

Presentasi atau oral presentation

Selain menyiapkan presentasi, tiap mahasiswa juga harus menjawab pertanyaan dari subject expert atau dosen penguji dan opponent yang keduanya ditunjuk oleh pihak jurusan. Supervisor juga dianjurkan untuk datang sebagai penonton. Ya kadang-kadang selama proses tanya jawab dengan dosen penguji justru tercipta diskusi terbuka dengan pembimbing sehingga bisa memberikan pencerahan juga terhadap penelitian yang dikerjakan. Gak ada insiden saling menyudutkan, murni tanya-jawab untuk saling berbagi ilmu dan membuka wawasan.

Mengevaluasi dan mengkritisi tesis

Tidak hanya pekerjaan kita yang dikritisi teman atau opponent tertunjuk, tapi tentu kita juga menjadi opponent untuk teman kita. Jadi opponent ngapain aja sih? Tentunya mengajukan pertanyaan yang relevan saat presentasi tesis. Pertanyaan yang relevan ini contohnya terkait metode eksperimen atau implikasi penelitian tersebut. Selain itu, opponent juga mengajukan saran dan kritik terhadap written report dari tesis tersebut. Yaa kayak dosen penguji versi amatiran lah.

Approve!

Setelah selesai dengan presentasi tesis, naskah tesis akan dikritisi oleh 3 pihak, yaitu dosen penguji, opponent, dan kepala jurusan. Oleh karena itu, tesis harus direvisi sesuai masukan dari ketiga pihak tersebut. Tesis yang telah selesai direvisi kemudian di-submit dan menentukan nilai akhir tesis (jadi tesis yang sebelumnya di-submit sebelum presentasi itu belum final, tapi menjadi bahan kritisi saat presentasi oral). Nilai akhir ini juga ditentukan oleh overall performance termasuk saat presentasi. Setelah submit, tinggal menunggu nilai akhir keluar deh untuk kemudian apply pencetakan ijazah ke Graduation Office. 

Selamat menempuh kerasnya kehidupan setelahlulus!

This Post Has One Comment

Leave a Reply